Apakah Diabetes Bisa Terjadi Tanpa Keturunan?

Apakah Diabetes Bisa Terjadi Tanpa Keturunan?

Apakah diabetes bisa terjadi tanpa keturunan sering menjadi pertanyaan banyak orang. Tidak sedikit pasien berkata, “Saya tidak punya riwayat diabetes di keluarga, tapi kok bisa kena?”

Jawabannya jelas: bisa. Keturunan memang meningkatkan risiko, tetapi bukan syarat utama seseorang terkena diabetes, terutama diabetes tipe 2.

Peran Faktor Genetik dalam Diabetes

Faktor keturunan berperan sebagai kerentanan, bukan kepastian. Artinya:

  • Jika orang tua diabetes → risiko meningkat

  • Jika tidak ada riwayat keluarga → bukan berarti aman

Banyak penyintas diabetes tidak memiliki orang tua atau kakek-nenek dengan riwayat penyakit serupa.

Mengapa Orang Tanpa Keturunan Bisa Terkena Diabetes?

Beberapa faktor non-genetik justru berperan besar:

1. Pola Makan Tinggi Gula & Karbohidrat Olahan

Konsumsi gula berlebih, minuman manis, dan makanan ultra-proses dapat membebani kerja insulin dalam jangka panjang.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Otot yang jarang digunakan menjadi kurang sensitif terhadap insulin, memicu resistensi insulin.

3. Kelebihan Berat Badan & Lemak Perut

Lemak visceral (lemak perut) berperan besar dalam gangguan metabolisme gula darah.

4. Usia & Perubahan Metabolisme

Seiring bertambahnya usia, sensitivitas insulin menurun—bahkan pada orang tanpa faktor keturunan.

5. Stres Kronis & Kurang Tidur

Hormon stres dapat menaikkan gula darah secara konsisten tanpa disadari.

Diabetes Tipe 2: Penyakit Gaya Hidup?

Diabetes tipe 2 sering disebut sebagai penyakit gaya hidup karena:

  • Bisa terjadi tanpa faktor genetik

  • Sangat dipengaruhi pola makan, aktivitas, dan kebiasaan harian

  • Bisa dicegah atau dikendalikan lebih baik dengan perubahan gaya hidup

Namun, menyebutnya “penyakit gaya hidup” bukan untuk menyalahkan pasien—melainkan untuk menekankan bahwa perubahan masih mungkin dilakukan.

Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Banyak orang tanpa keturunan diabetes terlambat menyadari karena merasa “aman”. Gejala awal meliputi:

  • Mudah haus dan sering buang air kecil

  • Luka lama sembuh

  • Kesemutan di kaki

  • Mudah lelah

Kesimpulan

Diabetes bisa terjadi meski tanpa keturunan. Genetik hanya satu bagian kecil dari cerita. Gaya hidup, usia, dan kebiasaan harian memegang peran jauh lebih besar, terutama pada diabetes tipe 2.

Edukasi sejak dini membantu mencegah komplikasi serius—termasuk luka diabetes—yang sering muncul akibat keterlambatan diagnosis.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *