Artikel
Kolaborasi RUMAT dalam Hybrid Learning Series 2024 Unpad
Dalam rangka mendukung program Kampus Merdeka, PT Rumah Perawatan Indonesia (RUMAT) resmi menjalin kerjasama strategis dengan Universitas Padjajaran (Unpad). Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa keperawatan dengan pendekatan praktis, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi dalam perawatan luka diabetes, sebuah isu kesehatan yang semakin penting di Indonesia.
Puncak dari kolaborasi ini tercermin dalam partisipasi RUMAT dalam acara Hybrid Learning Series 2024 yang diselenggarakan pada 23 Agustus 2024 di Saharyati Hall, Jatinangor. Forum tersebut, yang mengusung tema “Spectrum: Supportive, Palliative, and End of Life Care,” menjadi ajang diskusi transformatif di mana RUMAT turut memberikan kontribusi yang signifikan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PT Rumah Perawatan Indonesia, Bapak Dadang, menyampaikan paparan bertema “Dunia Memasuki Era Disrupsi. Profesi Keperawatan?”. Presentasi ini menarik perhatian peserta dengan membahas tantangan serta peluang yang dihadapi oleh profesi keperawatan di tengah perkembangan global yang semakin dinamis.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 250 mahasiswa keperawatan dari Unpad dan dipandu oleh Ns. Ristina Mirwati, S.Kep., M.Kep., dari Departemen Medical-Surgical, Critical Care, and Emergency Nursing, Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran. Selain itu, turut hadir pula Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp., MN., Ph.D., RN, selaku Staf Dosen Keperawatan Anak dan Dasar serta Ketua Proyek MBKM PKKM Palc-MET 2024.
Kerjasama antara RUMAT dan Unpad ini merupakan wujud nyata komitmen kedua belah pihak dalam mendukung pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Diharapkan, sinergi ini dapat menghasilkan inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup penderita diabetes di Indonesia, sekaligus memperkuat peran profesi keperawatan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PT Rumah Perawatan Indonesia, Bapak Dadang, menyampaikan paparan bertema “Dunia Memasuki Era Disrupsi. Profesi Keperawatan?”. Presentasi ini menarik perhatian peserta dengan membahas tantangan serta peluang yang dihadapi oleh profesi keperawatan di tengah perkembangan global yang semakin dinamis.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 250 mahasiswa keperawatan dari Unpad dan dipandu oleh Ns. Ristina Mirwati, S.Kep., M.Kep., dari Departemen Medical-Surgical, Critical Care, and Emergency Nursing, Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran. Selain itu, turut hadir pula Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp., MN., Ph.D., RN, selaku Staf Dosen Keperawatan Anak dan Dasar serta Ketua Proyek MBKM PKKM Palc-MET 2024.
Kerjasama antara RUMAT dan Unpad ini merupakan wujud nyata komitmen kedua belah pihak dalam mendukung pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Diharapkan, sinergi ini dapat menghasilkan inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup penderita diabetes di Indonesia, sekaligus memperkuat peran profesi keperawatan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Galeri
Tentang Penulis
Tim Medis RUMAT
Tim Edukasi Perawatan Luka & Home Care Ditinjau secara medisKonten ini disusun dan ditinjau oleh Tim Medis RUMAT — terdiri dari perawat luka bersertifikat (Certified Wound Care Clinician), dokter umum, dan tenaga kesehatan profesional dengan pengalaman menangani ribuan kasus luka diabetes, luka kronis, dan perawatan paliatif di rumah pasien di seluruh Indonesia.
Perawatan Luka
Luka Diabetes
Home Care
Wound Specialist
Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti konsultasi medis langsung. Untuk diagnosis dan penanganan, silakan hubungi tenaga kesehatan profesional.
Lebih Banyak dari Artikel
- Kapan Luka Harus ke Dokter? Ini Panduan Agar Tidak Terlambat
- Hipoglikemia dan Hiperglikemia: Gejala & Cara Mengatasi
- Tanda Luka Memburuk: Kenali Sejak Dini untuk Mencegah Kom...
- Bahaya Luka Kecil pada Penderita Diabetes: Jangan Anggap ...
- Kenapa Luka pada Diabetes Lama Sembuh? Ini Penyebabnya
- Gejala Awal Diabetes Mellitus yang Sering Diabaikan